Category Archives: News

Bagaimanakah Cara menyembuhkan sariawan di lidah?

Cara menyembuhkan sariawan di lidah dengan menggunakan kunyit adalah sebagai berikut:

a. haluskan kunyit secukupnya

b. tambahkan sediikit air hingga membentuk larutan kunyit plus air yang agak kental

c. oleskan pasta kunyit tersebut ke bagian lidah yang terkena sariawan

d. diamkan selama kurang lebih sekitar 10 menit

e. kumur hingga kunyit hilang dari dalam mulut anda

Menggunakan bawang putih

Cara menyembuhkan sariawan di lidah dengan menggunakan bawang putih adalah sebagai berikut:

a. haluskan bawang putih sedikit saja, karena bawang putih memiliki rasa danbau yang sangat kuat sehingga jika anda sensitive rasanya akan sangat menyesakkan. Ingat, sedikit saja

b. tambahkan sediikit air hingga membentuk larutan bawang putih plus air yang agak kental

c. oleskan pasta bawang putih tersebut ke bagian lidah yang terkena sariawan

d. diamkan selama kurang lebih sekitar 10 menit

e. kumur hinggarasa dan bau bawang putih hilang dari dalam mulut anda

7. Menggunakan air kelapa muda

Cara menyembuhkan sariawan di lidah dengan menggunakan air kelapa muda adalah dengan berkumur menggunakan air kelapa muda secara berkala hingga sariawan pada lidah mereda

Menggunakan lidah buaya

Cara menyembuhkan sariawan di lidah dengan menggunakan lidah buaya adalah sebagai berikut:

a. potong batang lidah buaya dan ambil getahnya

b. oleskan getah lidah buaya ke bagian lidah yang mengalami sariawan

c. diamkan selama kurang lebih sekitar 10 menit

d. kumur hingga getah lidah buaya hilang dari dalam mulut anda

Nah, itulah tadi berbagai macam cara menyembuhkan sariawan tanpa menggunakan obat dan selamat mencoba semoga lekas sembuh.

Pilah-Pilih Wakil Sandi bag4

Upaya pertama mencari wakil dimulai ketika menemui Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di kantornya pada 12 Agustus lalu. Sandiaga datang sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia. Tujuan menemui Saefullah, kata dia, adalah melaporkan tingginya harga bahan pokok setelah Lebaran. Taufk menuturkan, Sandiaga sejak awal membidik Saefullah sebagai calon wakil. Pada 25 Agustus lalu, Sandiaga secara resmi menyorongkan nama Saefullah bersama dua nama lain ke partai politik pendukungnya. Selain Saefullah, dua nama lain itu adalah Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni serta Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo. ”Pak Saefullah masuk usulan PKB,” katanya.

 

Buntut Perkara Saham Indotruba Bag3

PT Palma Sejahtera, induk usaha PT Multi Argo, juga turut menjadi tergugat. Notaris dan pejabat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mencatatkan pengalihan saham pun ikut terseret perkara. Jauh sebelum terjadi kisruh, menurut Fredrik, Yayasan Kartika punya saham 50 persen di PT Indotruba Tengah, yang mengelola kebun sawit seluas 6.605 hektare di kawasan Kumai, Kabupaten Kotawaringin, Kalimantan Tengah.

Sisa saham dimiliki Anthony Salim (25 persen) dan Andree Halim (25 persen). Belakangan, Anthony dan Andree menjual saham mereka kepada PT Minamas Gemilang dan PT Anugerah Sumber Makmur, yang berinduk pada perusahaan di Malaysia. Bibit perkara bersemi ketika Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan berlaku.

Bajak Atlet Demi Gengsi Medali

Perpindahan dan perebutan atlet kembali marak menjelang Pekan Olahraga Nasional. Mencederai semangat fair play. Sepulang 2016 dengan membawa medali perak, Eko Yuli Irawan tak bisa lama berleha-leha. Lifter 27 tahun itu kembali dari Olimpiadememacu diri untuk bersiap tampil di arena Pekan Olahraga Nasional, yang akan berlangsung di Jawa Barat pada 17-29 September.

Ia sedikit lega karena daerah yang akan dibelanya, Jawa Timur, membolehkannya berlatih sendiri di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat. ”Saya tak ikut pemusatan latihan Jawa Timur di Batu, tapi nanti langsung bertemu di tempat pelaksanaan PON di Jawa Barat,” ujarnya, Selasa pekan lalu. Dari Olimpiade langsung tampil di PON tentu bukan langkah ideal. Bahkan bisa dikatakan terbalik-balik.

Wajar Pemerintah Mencontoh Kami Bag6

Bukankah bisa beli dengan kredit? Riset Boston Consulting Group mendapati piramida konsumen yang menarik di Indonesia. Di go longan atas, ada 2,5 juta orang yang pembelanjaannya lebih dari Rp 7,5 juta per bulan. Di lapisan kedua, ada 6,5-7 juta orang dengan pengeluaran bulanan Rp 5-7,5 juta. Jadi pangsa pasar empat roda besar sekali, sampai 7 juta manusia.

Mereka mampu beli Agya karena nilai cicilannya cuma Rp 1,8 juta per bulan. Hanya, mereka butuh uang muka. Ada pula pertimbangan risiko sakit dan tidak mampu membayar cicilan. Belum lagi pajak. Jadi mikirnya panjang. Maka, setelah bisa beli motor, tidak langsung beli mobil baru.

Ujung Sumpah Setia Sang Ustad Bag3

Mengenakan busana jubah putih, Choudary tak menunjukkan emosi di wajahnya seusai vonis dibacakan hakim Justice Holroyde. Keduanya dinyatakan telah melanggar Pasal 12 Terrorism Act 2000. Antara 29 Juni 2014 dan 6 Maret 2015, mereka aktif menyerukan dukungan terhadap ISIS. Terungkap di pengadilan, dokumen sumpah yang isinya memastikan keabsahan kekhalifahan ISIS di-posting oleh sejawat Choudary di Indonesia, Mohammad Fachry.

Pemerintah Inggris menabalkan ISIS sebagai kelompok teroris sejak Juni 2014. Menggalang dukungan untuk kelompok semacam itu terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun. Choudary, yang piawai berceramah, punya jejak kontroversial dalam dua dekade ini. Kuliahnya menyerempet batas hukum dan mendukung ekstremisme, kendati tidak ada bukti yang benar-benar menunjukkan dia menghasut kekerasan.

Percakapan Rahasia Pelindung Nurhadi Bag9

Dua kali Tempo bertandang ke rumahnya, Rabu dan Kamis pekan lalu, Nurhadi tidak bisa ditemui. Seorang penjaga rumahnya yang mengaku bernama Alex mengatakan bosnya sedang tidak berada di rumah. Surat permohonan wawancara Tempo yang disampaikan kepada salah satu pengawal di kediamannya juga belum direspons. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata tidak menyangkal kabar bahwa materi percakapan itu ditanyakan ke Nurhadi. ”Itu yang tahu penyidik. Kalau penyidik tahu info itu, pasti akan ditindaklanjuti.” l l l UPAYA Nurhadi meminta perlindungan menjadi catatan penting bagi KPK. Temuan pemeriksaan dan pengakuannya menjadi bahan penyelidikan KPK. Akhir Juli lalu, KPK membuka penyelidikan baru yang membidik Nurhadi.

Myanmar Keberatan Menerima Kami Bag2

Jaksa Agung di era Presiden Ab durrahman Wahid itu bekerja sejak 27 Juli lalu, mengganti kan ketua sebelumnya, Indira Jaising dari India, yang meng undurkan diri. “Kami hanya punya lima bulan di lapangan karena mulai Januari 2018 sudah harus menulis laporan,” ujar Marzuki, 72 tahun. Konflik dan pelanggaran hak asasi bukan hal asing bagi Marzuki. Ia pernah diutus PBB menyelidiki dugaan pelang garan hak asasi manusia di Korea Utara dan Sri Lanka serta pembunuhan mantan Perdana Menteri Pakistan, Bena zir Bhutto. Di dalam negeri, Marzuki mengetuai tim pencari fakta kerusuhan Mei 1998.

Jenis – Jenis Sawi

Sawi Putih

Sawi jenis ini cukup mudah dikenali. batangnya berlapis-lapis dan warna putih pucat. Daunnya pun berwarna putih dan lebar, yang saling membungkus antara lapisan daun yang lebih muda.

Sawi Jepun (Jepang) Sawi jepun (Jepang) memiliki bentuk serupa sawi hijau, namun struktur batangnya lebih pendek dan berwarna lebih pucat. Daunnya lebar dan berwarna hijau tua, sehingga tampak garis-garis batangnya yang berwarna pucat.

Sawi Keriting Sesuai dengan namanya, sawi keriting ini memiliki daun yang bergelombang atau keriting. batangnya yang berfungsi sebagai tulang daun berwarna hijau muda, bentuknya panjang dan tebal. Tulang daunnya saling menumpuk dan merekah karena daunnya yang keriting melebar.

Restu Janggal Dari Marsekal bag6

Dia mengatakan tidak ada pemaparan mengenai produk lain dalam rapat tersebut. Dalam diskusi itu, Kepala Staf memperlihatkan kecenderungan mengarah ke Thales sebagai radar pilihan. ”Sete lah dua jam rapat, Kepala Staf memilih menentukan produk Thales yang dipilih dalam pengadaan radar GCI,” ujarnya. Hasil rapat itu, menurut pejabat tadi, dituangkan ke dalam spesifkasi radar yang pada Kamis pekan lalu dipaparkan dalam penjelasan tender. ”Spesifkasinya sudah dikunci seperti produk Thales.” Sebelumnya, tim pengadaan Kementerian Pertahanan memang membuka tender untuk radar GCI pada April 2015. Menurut berita acara penjelasan tender pada 21 April 2015, empat radar yang ditenderkan ini bernilai US$ 114 ribu atau sekitar Rp 1,5 triliun. Spesifkasi radar yang ditenderkan adalah L/S/C/X band.