Cawapres Jokowi Diusulkan dari Tokoh Paramasuka

[JAKARTA] Sejumlah tokoh yang tergabung dari Paramasuka (Papua, Nusa Te n g g a r a , M a l u k u , Sulawesi, dan Kalimantan) m e n g u s u l k a n Wa k i l Presiden Joko Widodo dari tokoh Paramasuka. Sebab, sumbangan dan kontribusi dari wilayah Paramasuka cukup besar untuk Indonesia. “Jadi, tokoh-tokoh dari Paramasuka harus mengambil peran untuk tampil dalam kepemimpinan nasional baik sebagai capres maupun cawapres,” ujar tokoh Willem Frans Ansanay dalam diskusi publik bertajuk “Saatnya Paramasuka Bersuara” di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/6). Selain Frans, hadir juga Tokoh Sulawesi Selatan Nurcahya Tandang (akademisi), Tokoh Malaku Novy Viky Akihary (aktivis), dan Tokoh Sulawesi Utara Toto Suryawan Soekarno Putra. Frans mengungkapkan, kontribusi sumber daya manusia dan sumber daya alam dari wilayah Paramasuka sangat besar sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bahkan, kata dia, sumber d a y a a l a m w i l a y a h Paramasuka menjadi masa depan Indonesia. Menurut Frans, ada sej u m l a h t o k o h d a r i Paramasuka yang layak dipertimbangkan sebagai cawapres di antaranya Nono Sampono, Syahrul Yasin L i m p o , S i n y o H a r r y S a r u n d a j a n g , L u k a s Enembe, dan tokoh lainnya. Senada dengan itu, Novy Viky Akihary menuturkan, posisi tawar Paramasuka yang memiliki luas wilayah kurang lebih 2,6 juta km2 yang terdiri dari kurang lebih 1,4 juta km2 luas laut dan kurang lebih 1,2 juta km2 luas daratan. “ A r t i n y a , w i l a y a h Paramasuka menempati lebih dari separuh luas wilayah Indonesia dengan ribuan pulau di dalamnya,” tutur dia. Viky juga mengatakan secara umum wilayah Paramasuka memiliki nilai tawar sangat tinggi dalam menentukan kepemimpinan nasional melalui kurang lebih 36,8 juta pemilih tahun 2018 atau 18,4% DPT Nasional yang berjumlah sekitar 196.545.636 pemilih. Menurut dia, suara di wilayah paramasuka bisa menentukan kemenangan Pilpres 2019.

“Dengan posisi tawar sumber daya alam dan kekuatan elektoral, maka tokoh – t o k o h d a r i w i l a y a h Paramasuka layak menjadi calon presiden dan duduk di jabatan-jabatan kabinet,” katanya. Dalam kesempatan itu, Nurcahya Tandang mengapresiasi kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla dalam memimpin bangsa ini. Nurcahya menilai Jusuf Kalla merupakan sosok dari wilayah Paramasuka yang telah berhasil menjadi cawapres Usung Anies Di tempat terpisah, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengakui adanya usulan dari internal PKS untuk memajukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2019 mendatang. Sebab selama ini ada kader Gerindra yang menyuarakan Prabowo Subianto agar berpasangan dengan anies Baswedan sebagai calon wakil presiden (cawapres)-nya. Sebagai partai yang akan berkoalisi dengan Gerindra, sedianya PKS sudah menyodorkan 9 nama cawapres untuk dipilih Prabowo. Dari kesembilan nama cawapres itu, nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) paling diunggulkan. Namun menanggapi usulan akan diusungnya Anies menjadi capres dari PKS tersebut, dikatakan Hidayat Nur Wahid merupakan bagian dari dinamika di lapangan. Seperti halnya kader Gerindra yang menyuarakan untuk mengusung Prabowo-Anies. “Kemudian kader PKS berpendapat bahwa memperjuangkan Pak Anies menjadi gubernur kan bukan perjuangan main-main. Kalau gitu sekalian saja daripada beliau cawapres, ya dicapreskan saja. Capres Anies, cawapres Aher,” ujar Hidayat, di Gedung DPR, Senin (25/6).

Ia mengatakan, dinamika-dinamika seperti itu akan tetap terjadi dan jawaban pastinya akan muncul usai pilkada serentak pada 27 Juni 2018 nanti. Sebab, katanya, dipastikan setelah pilkada serentak partai-partai akan membentuk peta-peta yang relatif baru terkait hasil pilkada tersebut. Namun diakuinya, nama Anies sendiri belum dibahas di Majelis Syuro PKS, baik sebagai capres maupun cawapres. Menanggapi adanya wacana pasangan Anies-Aher ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, wacana tersebut bukan merupakan suara resmi dan hanya suara satu orang saja. Ia menilai, wajar apabila orang-orang memiliki pendapat yang berbeda masing-masing. Pihaknya masih optimistis bahwa PKS akan berkoalisi dengan Gerindra, karena pihaknya juga tetap memprioritaskan bagimana koalisi antara Gerindra, PKS, PAN berjalan. Baru kemudian dengan partai-partai yang belum deklarasikan dukungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *